Menu

Fashion Trendy
  • Drop Down

    • Abstract
    • Model
    • Techo
    • Options
  • Photography Pictures Product

    Drop Menu

    • Crystal
    • Digital
    • Graphs
    • Settings
  • Menu

    Foto Grafer

    • Home
    • Digital Art
      • Pics
        • SEO 1
        • SEO 2
      • CSS
        • CSS 1
        • CSS 2
        • CSS 3
        • CSS 4
        • CSS 5
      • Jquery
        • Jquery 1
        • Jquery 2
    • Fashion
      • Product 1
        • Sub Item
        • Sub Item
      • Product 2
        • Sub Item
        • Sub Item
    • Photography
    • Design
    Go
    Home » PHOTOGRAPHY » Tanya Jawab Fotografi Dasar Untuk Pemula (Bagian 1)

    Tanya Jawab Fotografi Dasar Untuk Pemula (Bagian 1)

    Saya ingin membuat foto dengan latar belakang yang blur atau bokeh, bagaimana cara membuatnya?
    Jawab:
    Foto bokeh bisa dibuat dengan setting-an kamera pada bukaan lensa atau Aperture lebar (angka f-stop kecil) misalnya f/2.8, f/4.0 atau f/5.6.

    Saya menggunakan lensa kit standard dan telah menggunakan Aperture yang lebar tetapi background foto nya koq tidak blur ya?
    Jawab:
    Selain Aperture yang lebar, faktor lain yang mempengaruhi background blur adalah posisi kamera terhadap objek. Cobalah memposisikan objek dekat ke kamera dan latar belakang lebih jauh dari kamera. Atau atur lensa kamera Anda pada focal length terpanjang (untuk lensa kit adalah 55mm).

    Kenapa ketika Saya memotret pada malam hari hasil foto nya cenderung kasar dan pecah-pecah?
    Jawab:
    Coba cek setting-an kamera Anda, biasanya hasil tersebut terjadi jika menggunakan Auto ISO. Pada malam hari (saat cahaya kurang), kamera secara otomatis akan menggunakan ISO yang paling tinggi. Hal ini akan menyebabkan Noise (bintik-bintik) yang terlihat pada foto. Untuk mencegah hal ini gunakan setting-an ISO secara manual, pilih ISO yang rendah, jika terlihat gelap gunakan flash jika diperlukan.

    Apa perbedaan antara ASA, ISO dan DIN dalam dunia fotografi?
    Jawab:
    ASA, ISO dan DIN pada fotografi merupakan ukuran kepekaan media perekam (sensor kamera untuk kamera digital) dalam menangkap gambar atau image.
    ISO: International Standard Organization, merupakan kombinasi standard ASA dan DIN untuk menentukan kecepatan negative film berwarna dan foto digital dalam merekam objek, pertama kali digunakan di tahun 1974.
    ASA: American Standards Association, digunakan untuk menentukan kecepatan negative film hitam putih dalam merekam objek, pertama kali digunakan di tahun 1943.
    DIN: Deutsches Institut fur Normung, standard ini digunakan di Eropa untuk menentukan kecepatan negative film hitam putih dalam merekam objek, pertama kali digunakan tahun 1934.

    Kenapa foto Saya terlihat goyang dan blur ketika memotret malam hari?
    Jawab:
    Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh setting-an Shutter Speed kamera yang lambat. Untuk mencegah hal tersebut, coba setting Shutter Speed lebih cepat atau coba naikkan nilai ISO. Dengan ISO yang lebih tinggi, sensor kamera lebih sensitive terhadap cahaya sehingga Shutter Speed dapat lebih cepat. Menggunakan ISO yang tinggi kadang-kadang juga menghasilkan Noise pada foto, solusi berikut nya adalah gunakan flash.

    Kenapa ketika Saya menggunakan flash, separuh hasil foto menjadi gelap?
    Jawab:
    Kejadian ini disebabkan oleh Shutter Speed yang digunakan lebih cepat dari kecepatan sinkron flash. Saat ini kamera DSLR kebanyakan menggunakan kecepatan sinkron flash 1/200 detik. Artinya jika penggunaan flash dapat dioptimalkan ketika Shutter Speed berada dalam kecepatan maksimum 1/200 detik.

    Saya berencana membeli flash eksternal, tetapi Saya tidak mengerti istilah GN (Guide Number) untuk flash yang tersedia dipasaran?
    Jawab:
    Guide Number (GN) merupakan nilai daya cahaya yang optimal dalam menerangi objek. Nilai GN berasal dari nilai Aperture yang dikalikan dengan jarak maksimum flash yang dapat menerangi objek pada pengaturan ISO 100. Sebagai contoh, dalam sebuah flash dengan GN 43; jarak cahaya yang optimal dapat menerangi obyek ketika sebuah lensa kamera dikonfigurasi pada pembukaan Aperture f/5.6. Anda kemudian dapat menghitung jarak dengan membagi GN dari 43 dengan ukuran lobang f/5.6, yang akan menghasilkan nilai sebesar 7,6 meter. Semakin besar nilai GN, semakain jauh flash dapat menerangi objek.

    Kenapa pada saat Saya memotret menggunakan lensa tele, foto yang dihasilkan cenderung lebih mudah blur dan goyang jika dibandingkan ketika menggunakan lensa sudut lebar (Wide Angle)? Apa solusi masalah ini?
    Jawab:
    Ketika Anda menggunakan lensa tele, sekecil apapun goyangan pada kamera akan menghasilkan foto yang blur dan goyang. Salah satu tips untuk mendapatkan foto yang tajam adalah menggunakan Shutter Speed dua kali dari focal length lensa, contoh jika Anda menggunakan lensa dengan focal length 200mm maka Shutter Speed yang dipilih adalah 2 x 200 yaitu 1/400 detik. Solusi lainnya adalah menggunakan lensa dengan fitur “Image Stabilizer” atau “Vibration Reduction”, serta coba juga menggunakan tripod atau monopod untuk mengurangi getaran.

    Saya sudah menggunakan lensa dengan fitur “Image Stabilizer” dan juga menggunakan tripod ketika memotret tetapi kenapa foto yang Saya hasilkan tetap blur dan goyang?
    Jawab:
    Jika Anda menggunakan lensa dengan fitur “Image Stabilizer”, Anda tidak perlu lagi menggunakan tripod untuk memotret. Atau jika Anda menggunakan tripod, pastikan Anda mematikan fitur “Image Stabilizer” terlebih dahulu.

    Antara Canon dan Nikon and Canon mana yang lebih unggul?
    Jawab:
    Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh fotografer pemula ketika mereka ingin mulai belajar. Mana yang benar-benar lebih baik? Sebenarnya tidak ada jawaban yang pasti dari pertanyaan klasik ini. Semuanya tergantung dari para pemakai nya sendiri atau “The man (or woman) behind the camera”, tidak ada merek kamera yang lebih bagus atau lebih jelek. Kamera hanyalah alat untuk mencapai tujuan, dan tanpa fotografer, kamera hanyalah sebagai pajangan yang tidak menghasilkan apapun. Bagaimanapun hi-tech nya atau canggihnya kamera, jika user atau pemakainya tidak ahli menggunakan maka foto yang dihasilkan tidak akan lebih baik dari karya yang dihasilkan kamera low-end atau kamera dengan teknologi rendah.

    Jadi jika Saya ingin membeli kamera untuk pertama kalinya, apa yang menjadi pertimbangan?
    Jawab:
    Jawaban ini dapat Anda temukan dalam artikel Pertimbangan Sebelum Membeli Kamera Digital dan Panduan Memilih Kamera Digital.

    Bersambung....
    Unknown
    Add Comment
    PHOTOGRAPHY
    Kamis, 21 Juni 2012

    facebook

    twitter

    google+

    fb share

    About Unknown

    Related Posts
    < Previous Post Next Post >

    Mengenai Saya

    Unknown
    Lihat profil lengkapku

    Arsip Blog

    • ►  2016 (1)
      • ►  Februari (1)
        • Feb 12 (1)
    • ►  2013 (3)
      • ►  Februari (1)
        • Feb 25 (1)
      • ►  Januari (2)
        • Jan 27 (1)
        • Jan 14 (1)
    • ▼  2012 (36)
      • ►  Desember (2)
        • Des 22 (2)
      • ►  November (2)
        • Nov 23 (1)
        • Nov 14 (1)
      • ►  Oktober (2)
        • Okt 25 (1)
        • Okt 20 (1)
      • ►  September (3)
        • Sep 26 (1)
        • Sep 18 (1)
        • Sep 13 (1)
      • ►  Agustus (2)
        • Agu 22 (1)
        • Agu 08 (1)
      • ►  Juli (5)
        • Jul 30 (1)
        • Jul 25 (1)
        • Jul 20 (1)
        • Jul 12 (1)
        • Jul 06 (1)
      • ▼  Juni (4)
        • Jun 21 (1)
        • Jun 07 (1)
        • Jun 06 (1)
        • Jun 04 (1)
      • ►  Mei (2)
        • Mei 09 (2)
      • ►  April (2)
        • Apr 14 (1)
        • Apr 05 (1)
      • ►  Maret (3)
        • Mar 23 (1)
        • Mar 09 (1)
        • Mar 05 (1)
      • ►  Februari (3)
        • Feb 24 (1)
        • Feb 23 (1)
        • Feb 12 (1)
      • ►  Januari (6)
        • Jan 26 (1)
        • Jan 25 (1)
        • Jan 07 (1)
        • Jan 05 (1)
        • Jan 03 (1)
        • Jan 02 (1)
    • ►  2011 (12)
      • ►  Desember (4)
        • Des 21 (2)
        • Des 20 (1)
        • Des 15 (1)
      • ►  November (3)
        • Nov 30 (1)
        • Nov 28 (1)
        • Nov 17 (1)
      • ►  Oktober (5)
        • Okt 24 (1)
        • Okt 13 (1)
        • Okt 12 (1)
        • Okt 11 (1)
        • Okt 09 (1)
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Social Share

    Weekly Posts

    • Elemen Komposisi Dalam Fotografi (Bagian 1)
      Komposisi dapat diartikan sebagai cara penataan elemen-elemen dalam gambar sehingga gambar yang dihasilkan mempunyai makna, berkualitas, pen...
    • 8 Langkah Untuk Mengembangkan Visi Fotografi Anda
      Seorang penulis buku memiliki apa yang mereka sebut " suara penulis" . Bagi mereka, hal tersebut adalah yang paling penting...
    • Komponen Dasar Kamera DSLR (Bagian 5)
      Memory Card Setelah sensor gambar digital merekam suatu objek, kamera akan melakukan serangkaian proses untuk mengoptimalkan gambar yang did...
    • Belajar Teknik Panning Dalam Fotografi
      Apa itu Panning?  Panning adalah salah satu teknik fotografi yang digunakan untuk membekukan gerakan benda yang bergerak. Ide dibalik teknik...
    • Lensa Terbaik Yang Wajib Anda Miliki: Lensa 50mm
        Lensa dengan focal length 50mm sangat populer dikalangan fotografer karena area pandang dalam fokusnya kurang lebih sama dengan apa yang A...
    • Tips Untuk Teknik Pemotretan Bagi Fotografer Pemula
      Membuat foto indah melibatkan pemikiran-pemikiran dan ide yang kreatif. M eskipun sering terbantu dengan peralatan fotografi yang bagu...
    • 12 Foto Ikonik Dalam Sejarah
      1. Timothy H. O’Sullivan – Battle of Gettysburg Foto ini identik dengan pertempuran Gettysburg, yang merupakan pertempuran paling berdarah d...
    • 25 Tips Komposisi Dalam Fotografi
      Pada artikel sebelumnya telah dipelajari tentang elemen-elemen komposisi dalam fotografi yaitu garis , bentuk , wujud , tekstur dan pola . ...
    • 4 Langkah Memotret Dalam Cahaya Rendah
      Dalam dunia fotografi kadang ditemui situasi-situasi yang memiliki sedikit cahaya atau tingkat cahaya yang rendah, ingat bahwa fotografi ada...
    • Mengenal Mode Pada Kamera DSLR
      Dial pengatur Mode pada kamera Mode pada kamera merupakan pilihan setting-an pemotretan dalam berbagai situasi yang terdapat pada kamera dig...

    Like us On Facebook

    Labels

    • PHOTOGRAPHY

    Copyright Foto Grafer 2014 . Template Created by