Menu

Fashion Trendy
  • Drop Down

    • Abstract
    • Model
    • Techo
    • Options
  • Photography Pictures Product

    Drop Menu

    • Crystal
    • Digital
    • Graphs
    • Settings
  • Menu

    Foto Grafer

    • Home
    • Digital Art
      • Pics
        • SEO 1
        • SEO 2
      • CSS
        • CSS 1
        • CSS 2
        • CSS 3
        • CSS 4
        • CSS 5
      • Jquery
        • Jquery 1
        • Jquery 2
    • Fashion
      • Product 1
        • Sub Item
        • Sub Item
      • Product 2
        • Sub Item
        • Sub Item
    • Photography
    • Design
    Go
    Home » PHOTOGRAPHY » Fakta dan Mitos Tentang Lensa Kamera

    Fakta dan Mitos Tentang Lensa Kamera

    Facts and Myths Camera Lenses

    Mitos: Fitur anti-goyang (Anti-Shake) berarti foto yang dihasilkan selalu tajam
    Image stabilizer, Vibration Reduction dan SteadyShot adalah istilah-istilah yang digunakan oleh masing-masing produsen lensa yang merujuk kepada sistem pengurangan getaran pada lensa (vibration reducer). Sistem ini mengurangi getaran yang disebabkan oleh tangan yang goyang ketika memotret untuk menghasilkan foto yang tajam.  Fitur ini wajib dimiliki jika Anda menggunakan lensa tele pada kamera Anda karena sedikit saja getaran pada lensa tele akan menghasilkan foto yang kurang tajam.
    Namun perlu Anda ketahui bahwa fitur ini tidak bertujuan untuk mengurangi pergerakan pada objek yang akan di potret.  Oleh karena itu, bahkan dengan teknologi canggih dari sistem anti-goyang pun tetap saja tidak akan menjamin menghasilkan foto yang tajam jika objek difoto terus bergerak. Anda masih harus belajar bagaimana memaksimalkan penggunaan fitur ini untuk mendapatkan hasil maksimal.

    Mitos: Kamera atau lensa lebih bagus jika memiliki zoom yang lebih panjang
    Faktanya adalah zoom yang panjang akan memperlambat kinerja lensa dan dapat berpotensi menurunkan kualitas gambar yang dihasilkan. Akhir-akhir ini, ada beberapa lensa ultrazoom cukup bagus yang tersedia di pasar, tapi lensa ini pasti tidak murah. Lensa generasi pertama ultrazoom diciptakan dengan banyak kekurangan, termasuk tidak adanya fitur anti-goyang di beberapa merek. Silahkan memilih jenis lensa jika anda ingin, tapi pastikan lensa ultrazoom Anda beli adalah model terbaru (dengan harga lebih mahal sebagai konsekuensinya).

    Berikut adalah beberapa fakta tentang lensa kamera yang harus Anda ketahui:
    - Sebuah lensa memiliki beberapa elemen didalamnya. Semakin banyak elemen, semakin rumit jalan lintasan cahaya dan ini akan cenderung pada menurunkan kualitas dan ketajaman lensa. Inilah sebabnya mengapa lensa zoom memiliki ketajaman rendah dari pada lensa prime (prime lens), karena banyak unsur dalam lensa zoom. Bahkan jika ada lensa zoom dengan ketajaman yang dapat sesuai lensa prime, harga pasti akan menjadi sangat mahal.
     Lens element

    - Penyimpangan atau distorsi akan selalu terjadi pada lensa wide (termasuk lensa fisheye). Itu sebabnya lensa wide tidak direkomendasikan untuk mengambil foto wajah-wajah orang. Hindari juga menggunakan lensa wide untuk memotret garis lurus karena akan menghasilkan garis yang melengkung pada foto.
    - Ketajaman tiap lensa berbeda. Ketajaman akan berkurang saat lensa dibuka pada aperture terlebar atau aperture tersempit. Ketajaman lensa zoom juga berkurang bila berada di zoom yang paling ujung. Untuk ketajaman yang terbaik, gunakan focal length dari lebar hingga normal dan gunakan aperture sweet spot.
    - Bagian tengah lensa selalu lebih tajam dari bagian pinggirnya. Sebuah lensa yang baik memiliki ketajaman yang sama antara bagian tengah dan bagian pinggir lensa, sementara lensa yang jelek adalah lensa yang memiliki penurunan ketajaman di bagian pinggirnya. Penurunan ketajaman disebut blurriness corner. Namun mengingat bahwa objek gambar sebagian besar berada di bagian tengah, orang sering kali mengabaikan penurunan ketajaman pada bagian pinggir foto.
    - Bukaan aperture maksimum sebuah lensa zoom bisa berubah tergantung pada focal length (panjang fokus) yang sudah diatur. Untuk menghindari desain lensa yang rumit, lensa zoom memiliki kekhasan tersendiri dengan aperture maksimum yang berbeda pada panjang fokus yang berbeda. Perhatikan tulisan pada lensa. Misalnya, lensa 35-105 mm f/2.8-4.5 berarti bahwa pada focal length yang lebar 35 mm, aperture maksimum adalah f/2.8 dan pada tele zoom nya 105 mm aperture maksimum menurun hingga f/4.5
    - Lensa super zoom telah mengalami banyak perubahan. Pada awalnya, tidak ada lensa yang memiliki focal length yang ekstrim yang dapat mengakomodasi kebutuhan dari focal length lebar 26 mm ke tele zoom 520 mm dalam satu lensa tunggal. Namun karena tuntutan pasar dan persaingan ketat antara merek, produsen terpaksa membuat lensa all-in-one atau dikenal juga sebagai lensa sapu jagat seperti lensa pada kamera Olympus SP 570 dengan zoom 20x. Lensa super zoom dengan rentang zoom dari 10 sampai 12x cukup berimbang antara kemampuan tele dan kualitas output nya, sedangkan lensa zoom 15x, 18x, dan 20x terlihat sedikit dipaksakan demi kebutuhan untuk orang yang menginginkan ultra zoom meskipun kualitas output nya menurun.
    
    Unknown
    Add Comment
    PHOTOGRAPHY
    Rabu, 25 Juli 2012

    facebook

    twitter

    google+

    fb share

    About Unknown

    Related Posts
    < Previous Post Next Post >

    Mengenai Saya

    Unknown
    Lihat profil lengkapku

    Arsip Blog

    • ►  2016 (1)
      • ►  Februari (1)
        • Feb 12 (1)
    • ►  2013 (3)
      • ►  Februari (1)
        • Feb 25 (1)
      • ►  Januari (2)
        • Jan 27 (1)
        • Jan 14 (1)
    • ▼  2012 (36)
      • ►  Desember (2)
        • Des 22 (2)
      • ►  November (2)
        • Nov 23 (1)
        • Nov 14 (1)
      • ►  Oktober (2)
        • Okt 25 (1)
        • Okt 20 (1)
      • ►  September (3)
        • Sep 26 (1)
        • Sep 18 (1)
        • Sep 13 (1)
      • ►  Agustus (2)
        • Agu 22 (1)
        • Agu 08 (1)
      • ▼  Juli (5)
        • Jul 30 (1)
        • Jul 25 (1)
        • Jul 20 (1)
        • Jul 12 (1)
        • Jul 06 (1)
      • ►  Juni (4)
        • Jun 21 (1)
        • Jun 07 (1)
        • Jun 06 (1)
        • Jun 04 (1)
      • ►  Mei (2)
        • Mei 09 (2)
      • ►  April (2)
        • Apr 14 (1)
        • Apr 05 (1)
      • ►  Maret (3)
        • Mar 23 (1)
        • Mar 09 (1)
        • Mar 05 (1)
      • ►  Februari (3)
        • Feb 24 (1)
        • Feb 23 (1)
        • Feb 12 (1)
      • ►  Januari (6)
        • Jan 26 (1)
        • Jan 25 (1)
        • Jan 07 (1)
        • Jan 05 (1)
        • Jan 03 (1)
        • Jan 02 (1)
    • ►  2011 (12)
      • ►  Desember (4)
        • Des 21 (2)
        • Des 20 (1)
        • Des 15 (1)
      • ►  November (3)
        • Nov 30 (1)
        • Nov 28 (1)
        • Nov 17 (1)
      • ►  Oktober (5)
        • Okt 24 (1)
        • Okt 13 (1)
        • Okt 12 (1)
        • Okt 11 (1)
        • Okt 09 (1)
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Social Share

    Weekly Posts

    • Elemen Komposisi Dalam Fotografi (Bagian 1)
      Komposisi dapat diartikan sebagai cara penataan elemen-elemen dalam gambar sehingga gambar yang dihasilkan mempunyai makna, berkualitas, pen...
    • 8 Langkah Untuk Mengembangkan Visi Fotografi Anda
      Seorang penulis buku memiliki apa yang mereka sebut " suara penulis" . Bagi mereka, hal tersebut adalah yang paling penting...
    • Komponen Dasar Kamera DSLR (Bagian 5)
      Memory Card Setelah sensor gambar digital merekam suatu objek, kamera akan melakukan serangkaian proses untuk mengoptimalkan gambar yang did...
    • Belajar Teknik Panning Dalam Fotografi
      Apa itu Panning?  Panning adalah salah satu teknik fotografi yang digunakan untuk membekukan gerakan benda yang bergerak. Ide dibalik teknik...
    • Lensa Terbaik Yang Wajib Anda Miliki: Lensa 50mm
        Lensa dengan focal length 50mm sangat populer dikalangan fotografer karena area pandang dalam fokusnya kurang lebih sama dengan apa yang A...
    • Tips Untuk Teknik Pemotretan Bagi Fotografer Pemula
      Membuat foto indah melibatkan pemikiran-pemikiran dan ide yang kreatif. M eskipun sering terbantu dengan peralatan fotografi yang bagu...
    • 12 Foto Ikonik Dalam Sejarah
      1. Timothy H. O’Sullivan – Battle of Gettysburg Foto ini identik dengan pertempuran Gettysburg, yang merupakan pertempuran paling berdarah d...
    • 25 Tips Komposisi Dalam Fotografi
      Pada artikel sebelumnya telah dipelajari tentang elemen-elemen komposisi dalam fotografi yaitu garis , bentuk , wujud , tekstur dan pola . ...
    • 4 Langkah Memotret Dalam Cahaya Rendah
      Dalam dunia fotografi kadang ditemui situasi-situasi yang memiliki sedikit cahaya atau tingkat cahaya yang rendah, ingat bahwa fotografi ada...
    • Mengenal Mode Pada Kamera DSLR
      Dial pengatur Mode pada kamera Mode pada kamera merupakan pilihan setting-an pemotretan dalam berbagai situasi yang terdapat pada kamera dig...

    Like us On Facebook

    Labels

    • PHOTOGRAPHY

    Copyright Foto Grafer 2014 . Template Created by