Menu

Fashion Trendy
  • Drop Down

    • Abstract
    • Model
    • Techo
    • Options
  • Photography Pictures Product

    Drop Menu

    • Crystal
    • Digital
    • Graphs
    • Settings
  • Menu

    Foto Grafer

    • Home
    • Digital Art
      • Pics
        • SEO 1
        • SEO 2
      • CSS
        • CSS 1
        • CSS 2
        • CSS 3
        • CSS 4
        • CSS 5
      • Jquery
        • Jquery 1
        • Jquery 2
    • Fashion
      • Product 1
        • Sub Item
        • Sub Item
      • Product 2
        • Sub Item
        • Sub Item
    • Photography
    • Design
    Go
    Home » PHOTOGRAPHY » Memahami Mode Aperture Priority Dalam 3 Langkah

    Memahami Mode Aperture Priority Dalam 3 Langkah

    Dalam artikel ini akan dijelaskan tentang mode Aperture Priority (Av) lebih detail yang merupakan kelanjutan dari artikel “Mengenal Mode Pada Kamera DSLR” khususnya penjelasan kapan waktu yang tepat untuk menggunakan mode Aperture Priority.
    Aperture Priority Mode
    Mode Aperture Priority

    Langkah 1
    Apa itu mode Aperture Priority?
    Dalam mode Aperture Priority, Anda dapat mengontrol setting-an Aperture (f-stop) sementara itu kamera sendiri akan mengontrol Shutter Speed and ISO secara otomatis
    Setting-an kamera yang lain seperti flash, white balance, metering dan fokus dapat dikontrol oleh kamera atau oleh Anda sendiri.

    Langkah 2
    Kontrol Depth-of-Field (kedalaman gambar)
    Sunrise Portland, Maine
    Foto Makanan dan Cangkir: Dalam mode Aperture Priority, Aperture yang besar (nilai f-stop kecil) akan memberikan Depth-of-Field yang sempit atau menimbulkan efek blur pada background dan fokus pada foreground atau sebaliknya.
    Meditate by Lisadragon: Meditate by Lisadragon
    Foto Sunrise: Gunakan Aperture yang kecil (nilai f-stop besar) ketika memotret dengan mode Aperture Priority untuk mendapatkan Depth-of-Field yang sama antara background dan foreground.
    Alasan utama memotret dengan mode Aperture Priority adalah ketika Anda ingin mengontrol Depth-of-Field dari objek.
    Ingat, bahwa setting-an eksposure, aperture, shutter speed dan ISO masing-masing nya mempunyai efek yang kreatif terhadap foto yang Anda hasilkan. Untuk aperture, efek kreatifnya adalah Anda dapat mengganti Depth-of-Field seperti menghasilkan efek bokeh atau blur pada background.
    Karena itu, dalam mode Aperture Priority:

    Gunakan Aperture yang besar (nilai f-stop kecil) jika Anda ingin mendapatkan depth-of-field yang sempit

    Cara ini sangat menolong jika Anda ingin mendapatkan foto bokeh atau blur di area sekitar objek foto seperti potret wajah atau produk.

    Gunakan Aperture yang kecil (nilai f-stop besar) jika Anda ingin mendapatkan depth-of-field yang luas atau depth-of-field yang sama antara background dan foreground

    Cara ini digunakan untuk memperoleh foto dengan detail dan ketajaman yang sama antara background dan foreground, seperti foto pemandangan.

    Langkah 3
    Pengaturan Untuk Kondisi Pencahayaan Yang Kurang
    Monument Square, Portland, Maine
    Foto monument Square, Portland, Maine: Dalam mode Aperture Priority, gunakan Aperture yang besar (f-stop kecil) dalam kondisi pencahayaan yang kurang, seperti pada foto ini yang diambil pada f2.7
    Alasan kedua menggunakan mode Aperture Priority adalah ketika Anda ingin memotret dalam kondisi pencahayaan yang kurang.
    Ingat bahwa Aperture adalah ukuran bukaan lensa untuk mengatur tingkat cahaya yang masuk ke kamera. Aperture yang besar (f-stop kecil) akan menghasilkan cahaya yang banyak masuk ke kamera karena bukaan lensa besar sedangkan Aperture yang kecil (f-stop besar) akan menghasilkan cahaya yang sedikit masuk ke kamera karena bukaan lensa yang kecil. Untuk lebih detail tentang Aperture, Anda dapat melihat dalam artikel sebelumnya tentang "komponen dasar kamera DSLR".
    f-stop dan tingkat cahaya yang masuk

    Jika Anda memotret dalam kondisi pencahayaan yang kurang, seperti dalam ruangan atau malam hari, gunakan f-stop yang lebih kecil hingga Anda mendapatkan eksposur yang diinginkan


    Ringkasan:
    Jika Anda ingin memotret dalam mode Aperture Priority, tanyakan pada diri Anda…
    Apakah Saya ingin dept-of-field yang dangkal sehingga area diluar objek menjadi blur?
    Jika Ya, gunakan Aperture yang besar (f-stop kecil).
    Apakah Saya ingin mendapatkan depth-of-field yang luas sehingga semua area dalam foto mmpunyai ketajaman yang sama?
    Jika Ya, gunakan Aperture yang kecil (f-stop besar).
    Apakah Saya memotret dalam kondisi pencahayaan yang kurang dan ingin memanfaatan cahaya yang tersedia?
    Jika Ya, pilih Aperture yang lebih besar (f-stop lebih kecil) hingga mendapatkan eksposur yang diinginkan.
    Unknown
    Add Comment
    PHOTOGRAPHY
    Rabu, 06 Juni 2012

    facebook

    twitter

    google+

    fb share

    About Unknown

    Related Posts
    < Previous Post Next Post >

    Mengenai Saya

    Unknown
    Lihat profil lengkapku

    Arsip Blog

    • ►  2016 (1)
      • ►  Februari (1)
        • Feb 12 (1)
    • ►  2013 (3)
      • ►  Februari (1)
        • Feb 25 (1)
      • ►  Januari (2)
        • Jan 27 (1)
        • Jan 14 (1)
    • ▼  2012 (36)
      • ►  Desember (2)
        • Des 22 (2)
      • ►  November (2)
        • Nov 23 (1)
        • Nov 14 (1)
      • ►  Oktober (2)
        • Okt 25 (1)
        • Okt 20 (1)
      • ►  September (3)
        • Sep 26 (1)
        • Sep 18 (1)
        • Sep 13 (1)
      • ►  Agustus (2)
        • Agu 22 (1)
        • Agu 08 (1)
      • ►  Juli (5)
        • Jul 30 (1)
        • Jul 25 (1)
        • Jul 20 (1)
        • Jul 12 (1)
        • Jul 06 (1)
      • ▼  Juni (4)
        • Jun 21 (1)
        • Jun 07 (1)
        • Jun 06 (1)
        • Jun 04 (1)
      • ►  Mei (2)
        • Mei 09 (2)
      • ►  April (2)
        • Apr 14 (1)
        • Apr 05 (1)
      • ►  Maret (3)
        • Mar 23 (1)
        • Mar 09 (1)
        • Mar 05 (1)
      • ►  Februari (3)
        • Feb 24 (1)
        • Feb 23 (1)
        • Feb 12 (1)
      • ►  Januari (6)
        • Jan 26 (1)
        • Jan 25 (1)
        • Jan 07 (1)
        • Jan 05 (1)
        • Jan 03 (1)
        • Jan 02 (1)
    • ►  2011 (12)
      • ►  Desember (4)
        • Des 21 (2)
        • Des 20 (1)
        • Des 15 (1)
      • ►  November (3)
        • Nov 30 (1)
        • Nov 28 (1)
        • Nov 17 (1)
      • ►  Oktober (5)
        • Okt 24 (1)
        • Okt 13 (1)
        • Okt 12 (1)
        • Okt 11 (1)
        • Okt 09 (1)
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Social Share

    Weekly Posts

    • Elemen Komposisi Dalam Fotografi (Bagian 1)
      Komposisi dapat diartikan sebagai cara penataan elemen-elemen dalam gambar sehingga gambar yang dihasilkan mempunyai makna, berkualitas, pen...
    • 8 Langkah Untuk Mengembangkan Visi Fotografi Anda
      Seorang penulis buku memiliki apa yang mereka sebut " suara penulis" . Bagi mereka, hal tersebut adalah yang paling penting...
    • Komponen Dasar Kamera DSLR (Bagian 5)
      Memory Card Setelah sensor gambar digital merekam suatu objek, kamera akan melakukan serangkaian proses untuk mengoptimalkan gambar yang did...
    • Belajar Teknik Panning Dalam Fotografi
      Apa itu Panning?  Panning adalah salah satu teknik fotografi yang digunakan untuk membekukan gerakan benda yang bergerak. Ide dibalik teknik...
    • Lensa Terbaik Yang Wajib Anda Miliki: Lensa 50mm
        Lensa dengan focal length 50mm sangat populer dikalangan fotografer karena area pandang dalam fokusnya kurang lebih sama dengan apa yang A...
    • Tips Untuk Teknik Pemotretan Bagi Fotografer Pemula
      Membuat foto indah melibatkan pemikiran-pemikiran dan ide yang kreatif. M eskipun sering terbantu dengan peralatan fotografi yang bagu...
    • 12 Foto Ikonik Dalam Sejarah
      1. Timothy H. O’Sullivan – Battle of Gettysburg Foto ini identik dengan pertempuran Gettysburg, yang merupakan pertempuran paling berdarah d...
    • 25 Tips Komposisi Dalam Fotografi
      Pada artikel sebelumnya telah dipelajari tentang elemen-elemen komposisi dalam fotografi yaitu garis , bentuk , wujud , tekstur dan pola . ...
    • 4 Langkah Memotret Dalam Cahaya Rendah
      Dalam dunia fotografi kadang ditemui situasi-situasi yang memiliki sedikit cahaya atau tingkat cahaya yang rendah, ingat bahwa fotografi ada...
    • Mengenal Mode Pada Kamera DSLR
      Dial pengatur Mode pada kamera Mode pada kamera merupakan pilihan setting-an pemotretan dalam berbagai situasi yang terdapat pada kamera dig...

    Like us On Facebook

    Labels

    • PHOTOGRAPHY

    Copyright Foto Grafer 2014 . Template Created by